Rochajat Harun
Apa yang telah dijelaskan oleh Melvin Power dalam bukunya Dynamic Thinking, menarik juga untuk dipelajari. Mungkin diantara kitapun ada yang sudah mempraktekannya. Dia menyatakan bahwa Pikiran Bawah Sadar kita (Subconscious Mind), amat sangat berpengaruh terhadap pola kehidupan kita. Bisa memberikan citra diri yang positif atau negatif, bahagia atau sedih dan sebagainya.
Hal itu tergantung kepada kemampuan kita mempengaruhi Pikiran Bawah Sadar. Atau dengan istilah lain memberikan sugesti terhadap diri kita. Disana Melvin Powers menyodorkan beberapa teknik bagaimana mempengaruhi Pikiran Bawah Sadar. Antara lain dia memberikan saran: “Put aside five or ten minutes every day for the purpose of using your mind to paint mental pictures of those things which you desire in life”.
Sejalan dengan tulisan Melvin Power, maka Dr Maxwell Mall Maltz, M.D., F.I.C.S., menemukan citra-diri yang terpendam, melalui pekerjaannya sebagai ahli bedah terkenal di dunia. Ia berpendapat bahwa banyak orang yang belum membutuhkannya, ingin mengalami bedah plastik. Dalam pengalamannya yang memakan waktu bertahun-tahun, ia menyadari bahwa problem ketidak-bahagiaan mereka bukanlah keadaan luarnya, citra-diri atau bayangan phisiknya. Tetapi mereka tidak bahagia karena citra-dirinya yang terpendam, yang memaksa mereka berbuat salah. Mereka tidak menyadari bahwa citra-dirinyalah penyebab kegagalannya.
Dr Maltz menemukan bahwa meskipun ia telah melakukan pembedahan, orang-orang itu tetap merasa tidak yakin, kurang percaya pada diri sendiri, seperti semula. Untuk menolong mereka, ia mengembangkan latihan-latihan mental dan teknik lainnya. Latihan tersebut begitu sukses, begitu berhasil sehingga Dr Maltz merasa berkewajiban untuk mengumandangkannya keseluruh dunia, melalui bukunya yang terkenal Psycho Cybernetics, a new way to get more living out of live dan The Magic Power of Self-Image Psychology, the new way to a bright, full life.
Citra-diri adalah buah pikiran kita sendiri, tentang bagaimana kita itu. Ia merupakan hasil masa lampau , pengalaman, keberhasilan, kegagalan, kepuasan, dan bagaimana orang lain bereaksi terhadap kita, terutama semasa kita masih anak-anak. Dari faktor-faktor inilah dan beberapa faktor lainnya, kita akan mengembangkan dan membangun suatu gambaran dari diri kita sendiri.
Kita dapat membayangkan diri kita dalam posisi kita yang baru, dalam hidup yang “baru”, yang lebih bahagia dari yang sudah.Tujuan kita bukannya sesuatu yang mustahil. Psikologi citra-diri bukanlah untuk menciptakan suatu fiksi diri yang semu, melainkan untuk mendapatkan hasil sebaik-baiknya dalam diri kita, yang realistis, yang nyata, dan mencoba membukanya secara nyata pula.
Ilmu dari cybernetics telah membawa kita kepada suatu pengertian bahwa yang disebut subconscious mind atau boleh dikatakan semacam “fikiran dibawah kesadaran”, bukanlah suatu fikiran, melainkan servo-mekanism yang menuju ke sasaran yang dituju oleh otak dan sistem syaraf, yang memimpin syaraf.
Kita membangun citra-diri baru, yang sehat dengan menggunakan imajinasi. Tapi perlu diingat, bahwa perubahan tidak akan nampak, tanpa usaha. Kita harus bekerja keras untuk mencapai hasilnya. Kita harus menyisihkan waktu setiap hari untuk melakukan latihan, yang kira-kira akan memakan waktu sejam sehari. Kerjakanlah dengan kesadaran dan penuh disiplin. Duduklah atau berbaringlah di tempat yang tenang, dan relekslah. Pejamkan mata dan biarkan imajinasi bekerja untuk anda.
Selama periode latihan, yang merupakan periode latihan yang vital, perhatian anda dengan seksama, laksanakan dan laksanakan sekali lagi apa yang ingin kita capai. Kekuatan imajinasi anda begitu hebat, sehingga mungkin anda akan membutuhkan waktu berminggu-minggu untuk menyadarinya. Dan jika anda telah terbiasa mempergunakan citra diri anda dengan positif, anda akan terkejut melihat gambaran baru dari diri anda, yang kian hari kian menjadi kenyataan.
Bila anda mempraktekannya dengan setia, anda akan memperoleh apa saja yang akan anda inginkan dalam kehidupan ini. Anda dapat meningkatkan kesehatan anda, menambah semangat anda, meningkatkan kekuatan mental dan fisik. Dan bahkan anda dapat mengurangi berat badan, berhenti merokok, berhenti mabuk, dan menghilangkan semua kebiasaan buruk anda. Selain itu, anda juga dapat memperkuat kepribadian, menjadi orang yang lebih ramah, sabar, suka mengasihi sesama manusia dan disenangi banyak orang.
Akhirnya alangkah baiknya apabila kita memulai imajinasi tersebut didahului dengan panjatan do’a agar apa yang kita ingin dan harapkan tersebut mendapat ridho dan restu dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Agama apapun yang anda anut tak jadi persoalan. Secara pribadi karena saya sebagai seorang Muslim maka do’a yang selalu saya lakukan adalah secara muslim pula.
Contohnya, saya ingin memiliki sifat-sifat tenang, tentram, sehat, bahagia, semangat dan penuh gairah. Maka saya laksanakan do’a dan imaginasinya sebagai berikut: ”Ya Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Berikanlah padaku kekuatan, ketenangan, kesehatan, kebahagiaan, semangat, dan gairah hidup dalam melaksanakan tugas-tugasmu di dunia ini. Setelah beberapa kali kita ucapkan pelan-pelan, disertai dengan tarikan napas pelan, tahan napas secukupnya, kemudian melepaskan napas lagi secara pelan-pelan pula. Pada waktu menahan nafas, jangan lupa gambaran mental, citra-diri (self-imagination) anda yang diinginkan terus divisualkan agar masuk dalam Pikiran Bawah Sadar. Demikian, selamat mencoba, semoga berhasil !
_________________________