Rochajat Harun

Dr Edmund Jacobson didalam bukunya You Must Relax, menyatakan bahwa tiap-tiap keadaan gugup atau emosionil tidak mungkin terjadi apabila senantiasa ada pengenduran diri yang sempurna (relaxation). Sebagai direktur Laboratorium Pshysiologi Klinis dari Universitas Chikago, dia telah bertahun-tahun   mengadakan penelitian tentang relaxation sebagai metode praktek kedokteran. Karenanya dia pernah menyarankan bahwa untuk mencegah keletihan dan kecemasan, kerap kalilah beristirahat. Beristirahatlah sebelum kita lelah!

Berikut ini ada beberapa upaya relaxation yang telah dilakukan oleh beberapa tokoh ternama dan telah berhasil memperaktikkan pengenduran diri yang sempurna (Relaxation). Hal ini saya kutip dari buku “Bagaimana Melenyapkan Cemas dan Menikmati Hidup” karya Dale Carnegie. Mudah-mudahan tip singkat ini ada manfaatnya bagi yang ingin mencoba mempraktekan.

1.        John D. Rockefeller yang terkenal dalam hidupnya  menikmati dua macam sukses istimewa. Dia berhasil menghimpun harta serta menjadi orang terkaya didunia, dan dia memiliki umur panjang sampai 98 tahun. Bagaimana dia bisa demikian? Alasan pertama, sudah tentu, oleh karena dia dikaruniai umur panjang. Dan alasan kedua yang terpenting ialah kebiasaannya suka tidur setengah jam di kantornya pada tiap-tiap petang. Dia berbaring diatas dipan di kantornya. Dan siapa saja, sekalipun Presiden Amerika Serikat, tidak mungkin dapat bicara ditelepon dengannya, apabila dia sedang ngorok.

2.        Daniel W. Jossellyn dalam bukunya Why Be Tired mengatakan: “Istirahat itu bukan berarti tidak mengerjakan apa-apa sama sekali. Istirahat itu berarti mengembalikan kesegaran.Dalam waktu istirahat yang pendek itu tersembunyi banyak sekali tenaga yang dapat mengembalikan kesegaran pada tubuh. Tidur lima menit pada petang hari dapat melenyapkan keletihan”.

3.        Ny. Eleanor Rossevelt, isteri presiden Rossevelt menjelaskan tentang bagaimana dia dapat memenuhi berbagai acara selama dua belas tahun dia menjadi first lady di Gedung Putih. Bahwa sebelum dia menghadiri sesuatu pertemuan atau mengadakan pidato, dia selalu berbaring diatas dipan atau duduk di kursi, menutup mata dan mengendurkan sekujur tubuhnya untuk beristirahat selama 20 menit.

4.        Thomas Edison, sarjana yang menemukan lampu listrik yang kesohor itu, selalu menstimulir enzimnya dan daya kesanggupannya dengan membiasakan tidur kapan saja dia merasa membutuhkan.

5.        Henry Ford pernah berkata bahwa dia tak pernah berdiri kalau dia masih dapat duduk. Dan tidak akan duduk kalau dia masih dapat berbaring. Maksudnya, dalam bekerja. Karenanya dia tetap segar, padahal  umurnya sudah mencapai 80 tahun.

6.        Horace Manu, bapak pendidikan modern di Amerika Serikat juga demikian, ketika dia melewati masa setengah umur. Ketika dia menjadi presiden Antioch College, dia selalu rebah di kursi panjang apabila dia mengadakan tanya-jawab dengan para mahasiswanya.

7.        Jack Chertock seorang sutradara terkemuka di Hollywood selalu mengadakan istirahat beberapa menit tiap hari di kantornya, yaitu dengan jalan mengendurkan diri sekujur tubuhnya. Dia merasa lebih segar dari biasanya, dan tiap hari dapat bekerja dua jam lebih lama.

Akhirnya, kalau Anda tak dapat tidur siang barang setengah jam, berusahalah untuk berbaring mengendurkan sekujur tubuh (relaxation) Anda sekadar 1 jam saja sebelum makan malam. Ini lebih murah dari pada pil dan ongkos dokter. Kalau Anda dapat tidur 1 jam saja pada waktu sore hari, ini berarti Anda menambah 1 jam sehari untuk kesegaran hidup anda. Mengapa begitu?. Sebab 1 jam tidur sebelum makan malam, ditambah dengan 6 jam tidur malam jumlahnya total 7 jam. Ini lebih baik bagi Anda dari pada tidur 8 jam terus menerus.

Karenanya, praktekkanlah untuk istirahat secara teratur! Istirahatlah sebelum menjadi letih, dan Anda akan menambah satu jam setiap hari untuk kesegaran hidup Anda. Silahkan mencoba !
______________________

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Comments




Leave a Reply