Redaksi IndoTKW terperangah ketika mantan pelaku bisnis TKW menyampaikan bahwa untuk setiap TKW yang "disetorkan" ke perusahaan PJTKI maka ia akan mendapat Rp 500.000. Kerjanya pun tidak berat, dibantu dengan 2 anak buah yang setiap hari keliling keluar masuk desa, ia bisa mendapat banyak calon TKW. Sampai-sampai, pesaing bisnisnya pun meminta jatah, bila ada 10 TKW didapat maka 2 harus disetorkan ke pesaingnya.
Tidak mengherankan apabila terjadi pengiriman besar-besaran TKW kemana pun tujuannya karena dari level bawah pun bisnis ini sangat menggiurkan dan praktis tanpa diperlukan ketrampilan maupun koneksi pejabat. Yang diperlukan hanyalah cara bagaimana merayu calon TKW. Bisa dibayangkan, bagaimana besarnya keuntungan di level yang lebih tinggi lagi.

Demikian pula ketika ada calon TKW yang memiliki pengalaman, dan kebanyakan janda, maka tidak segan-segan menawarkan tubuhnya dengan harapan agar tidak berlama-lama di penampungan. Duh!