Sopir Indonesia ini ditemui koresponden IndoTKW di kantor Garuda Indonesia, Riyadh. Sebut saja Husni. Ia bertutur mengenai bagaimana sopir maupun pengamanan polisi yang berkolaborasi untuk memeras TKW yang baru pulang kampung. Meski telah diatur, nampaknya kembali moral yang bicara. Pengawalan polisi pun malah bahkan menjadi lebih menakutkan dan memformalkan pemerasan yang dilakukan kepada para TKW yang pulang kampung. Kasihan, dari awal dia pun dikadali sponsor diberi janji manis, untuk keberangkatannya pun harus membayar duit yang tidak sedikit. Pulangnya pun banyak buaya mengintai untuk memangsa TKW. Begitulah bila tidak memiliki moral, dan hanya hapal teks Pancasila di luar kepala. [Tom] |